SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Membuka Pendaftaran Calon Taruna-Taruni Baru, Gelombang II Tanpa Tes. Pendaftaran Dibuka 01 - 30 Juli 2020, SPP Gratis, Fasilitas Pendukung Belajar yang Lengkap, Terakreditasi A, Sertifikasi ISO 9001, dan Berpredikat Excelent School. Buruan Daftar...Kuota Terbatas
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Hari ini tanggal 21 April 2020 seluruh bangsa Indonesia memperingatinya sebagai "Hari Kartini". Oleh karena salah seorang Pahlawan Kemerdekaan Nasional bernama Raden Ajeng Kartini. Dilahirkan di Jepara pada tanggal 21 April 1879. Selama 25 tahun masa hidupnya, R.A. Kartini banyak memperjuangkan hak-hak kaum wanita melalui berbagai tulisan & pemikirannya. Selain banyak digunakan sebagai nama jalan, pantai dan gedung di Indonesia, nama R.A Kartini juga diabadikan sebagai nama tempat jalan raya di Belanda: Kota Amsterdam, Utretch, Veerlo, dan Harleem.

R.A. Kartini (1879 – 1904) adalah salah seorang pahlawan wanita yang paling dikenang di Indonesia karena jasa mulianya akan perjuangan dan cita – citanya dalam memajukan derajat wanita pribumi yang berada dalam taraf yang rendah pada masa itu. Meskipun hanya mengenyam pendidikan formal hingga usia 12 tahun, R.A. Kartini banyak belajar ilmu pengetahuan, sosial dan kebudayaan melalui kebiasaannya membaca buku dan surat kabar pada masa itu. Melalui kebiasaannya tersebut (ditambah dengan kemampuannya berbahasa Belanda) membuat R.A. Kartini turut aktif dalam korespondensi dengan menyumbangkan ide pikiran, opini melalui surat kabar lokal yang sebagian besar masih berbahasa Belanda pada masa itu.

Berikut ini rangkaian ilmu hidup KARTINI yang merupakan rangkuman dari beberapa hasil pemikiran dan karya tulis dari R.A. Kartini yang dikumpulkan dari surat – suratnya dengan teman korespondensi maupun artikel yang ditulisnya di surat kabar. Semoga ilmu hidup KARTINI ini dapat memberikan pencerahan kepada kita, Keluarga Besar SMK Pelayaran Muhammadiyah pada khususnya, dan seluruh bangsa Indonesia pada umumnya.

1. Kasih sayang

Menurut Wikipedia, cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

R.A. Kartini begitu memahami arti cinta tersebut, khususnya bagi orang-orang yang dicintainya, sehingga ia pun menuliskan: “Tidak ada sesuatu yang lebih menyenangkan, selain menimbulkan senyum di wajah orang lain, terutama wajah yang kita cintai.” Bahkan R.A. Kartini berani menyatakan bahwa: “Saat suatu hubungan berakhir, bukan berarti dua orang berhenti saling mencintai. Mereka hanya berhenti saling menyakiti.”

Berkaitan dengan makna universal dari kasih sayang, seorang R.A. Kartini menyatakan pemikirannya bahwa: “Sepanjang hemat kami, agama yang paling indah dan paling suci ialah Kasih Sayang. Dan untuk dapat hidup menurut perintah luhur ini, haruskah seorang mutlak menjadi Kristen? Orang Buddha, Brahma, Yahudi, Islam, bahkan orang kafir pun dapat hidup dengan kasih sayang yang murni.” (dalam salah satu kalimat isi suratnya kepada sahabatnya Ny. Abendanon di Belanda, tahun 1902)

2. Kemauan yang kuat

Kemauan adalah dorongan kehendak yang terarah pada tujuan-tujuan hidup tertentu, dan dikendalikan oleh pertimbangan akal budi. Jadi, pada kemauan itu ada kebijaksanaan akal dan wawasan, di samping itu juga ada kontrol dan persetujuan dari pusat kepribadian. Oleh kemauan, timbullah dinamika dan aktivitas manusia yang diarahkan pada pencapaian tujuan hidup tertentu.

R.A. Kartini begitu memahami dan meyakini bahwa kemauan itu merupakan pembuka jalan hidup, dengan mengatakan: “Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! 2 patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata Aku tiada dapat! melenyapkan rasa berani. Kalimat  Aku mau! membuat kita mudah mendaki puncak gunung.”

3. Resistensi sikap negatif

Sikap adalah cara menempatkan atau membawa diri, atau cara merasakan, jalan pikiran, dan perilaku. Selain itu, sikap atau attitude adalah suatu konsep paling penting dalam psikologi sosial. R.A. Kartini pun mengerti bahwa sikap seseorang akan menentukan jalan hidupnya, dengan menyatakan bahwa: “Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu – satunya hal yang benar – benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri.”

R.A. Kartini melakukan resistensi terhadap sikap-sikap yang negatif, dengan mengatakan bahwa: “Saat membicarakan orang lain Anda boleh saja menambahkan bumbu, tapi pastikan bumbu yang baik.” Selain itu ia juga mengatakan: “Jangan mengeluhkan hal – hal buruk yang datang dalam hidupmu. Tuhan tak pernah memberikannya, kamulah yang membiarkannya datang.”

4. Teruslah bermimpi

Pernyataan “Keberhasilan Berawal dari Impian” bukanlah sesuatu yang baru bagi kita. Sebagian besar dari kita mungkin sudah tahu. Namun, meskipun sudah tahu bagaimana kekuatan mimpi itu, tidak banyak yang menggunakannya sebagai awal dari semua keinginan kita.

Banyak orang yang takut untuk bermimpi karena mereka kuatir tidak dapat mewujudkannya, mereka takut gagal. Banyak orang yang takut untuk bermimpi karena mereka kuatir akan ditertawakan oleh orang-orang di sekitar mereka. Karena mungkin impian mereka kelihatannya tidak masuk akal untuk saat ini.

R.A. Kartini mengajak kita untuk bermimpi dan terus bermimpi dengan mengatakan: “Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam.” R.A. Kartini menegaskan bahwa: “Karena ada bunga mati, maka banyaklah buah yang tumbuh. Demikianlah pula dalam hidup manusia. Karena ada angan – angan muda mati, kadang – kadang timbullah angan – angan lain, yang lebih sempurna, yang boleh menjadikannya buah.”

5. Ikhtiar selama hidup

Kata ikhtiar diambil dari bahasa Arab, yakni 'ikhtaara' yang artinya memilih. Sementara dalam bentuk kata kerja, ikhtiar berarti pilihan atau memilih hal yang baik (khair). Sedangkan menurut istilah, ikhtiar adalah usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan dalam hidupnya, baik material, spiritual, kesehatan, dan masa depannya dalam usaha mendapatkan yang terbaik, agar tujuan hidupnya selamat sejahtera di dunia dan di akhirat. R.A. Kartini menyatakan bahwa dengan ikhtiar akan dapat membantu diri sendiri dan orang lain, melalui tulisannya: “Ikhtiar! Berjuanglah membebaskan diri. Jika engkau sudah bebas karena ikhtiarmu itu, barulah dapat engkau tolong orang lain.”

Dalam melaksanakan ikhtiar tersebut tidaklah selalu mudah, R.A. Kartini pun memahaminya dengan menuliskan: “Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu.” Namun R.A. Kartini juga memberi semangat dalam tulisannya: “Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang.”

6. Nyatakan terima kasih

Ungkapan terima kasih memiliki arti yang begitu mendalam, karena mengajarkan sebuah pesan moral, penuh akan makna kehidupan yang sesungguhnya. Tidak sekedar mengajarkan sebuah kesopanan ataupun ahlakul karimah saja. Namun memiliki arti sebuah keseimbangan hidup. Dengan melihat arti kata terima kasih itu saja, sudah dapat kita ketahui makna di dalamnya. Kata terima kasih ini memang terdiri dari dua kata yaitu kata "terima" dan kata "kasih". Kata "terima" yang berarti menerima atau dapat kita artikan juga dengan mendapat. Adapun kata "kasih" dapat kita artikan dengan berbagi atau memberi.

Dari sedikit penjelasan arti kata "terima kasih" diatas, maka dapat disimpulkan bahwa dalam hidup kita diajarkan tidak hanya menerima saja, namun juga harus memberi. Ini sebagai bentuk ketidak sempurnaan kita sebagai mahluk Tuhan. Dimana dalam menjalani kehidupan ini kita masih membutuhkan orang lain. Karena sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milikNYA.

R.A. Kartini juga memahami arti terima kasih, bahkan menyatakannya sebagai kewajiban yang utama melalui tulisannya: “Salah satu daripada cita – cita yang hendak kusebarkan ialah: Hormatilah segala yang hidup, hak-haknya, perasaannya, baik tidak terpaksa baik pun karena terpaksa. Haruslah juga segan menyakiti mahkluk lain, sedikitpun jangan sampai menyakitinya. Segenap cita – citanya kita hendaklah menjaga sedapat – dapat yang kita usahakan.  Supaya semasa mahkluk itu terhindar dari penderitaan, dan dengan jalan demikian menolong memperbagus hidupnya: Dan lagi ada pula suatu kewajiban yang tinggi murni, yaitu “terima kasih” namanya.”

7. Ibu,adalah manusia pendidik yang pertama.

Seorang ibu adalah guru pertama dan utama bagi seorang anak. Sosok ibu semestinya memiliki wawasan keilmuan yang mumpuni agar mampu menjadi pendidik terhebat bagi putra-putrinya. Ibu merupakan figur pertama yang biasanya lebih dekat di hati maupun secara fisik dengan anak-anaknya. Ibu merupakan koridor pengetahuan yang mampu mengantarkan buah hatinya meraih impian, menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas.

Ada banyak hal yang dilakukan seorang ibu demi anaknya, dimulai sejak masa kehamilan. Saat ibu hamil, gizi untuk janin diberikan dengan sebaik-baiknya oleh ibunya. Setelah melahirkan, ibu sibuk merawat dan mengasuh si kecil. Masa balita (golden age) merupakan tahun-tahun pertama pertumbuhan yang pasti menjadi waktu terindah untuk menanamkan beragam pengetahuan bagi si pemimpin kecil.

R.A. Kartini yang pernah hamil dan melahirkan anaknya namun tidak sempat mendidik dan membesarkan anaknya karena harus kembali kepada Sang Pencipta (empat hari setelah melahirkan), begitu memahami dan meyakini pentingnya peranan seorang ibu bagi anak-anaknya. R.A. Kartini pun menuliskan: “Kami disini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi Ibu, pendidik manusia yang pertama-tama.”

Bercermin Kepada Ilmu Hidup R.A. Kartini

SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban

SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban memperluas lahan sekolah dengan membeli tanah di sebelah barat seluas 3005 meter persegi.
Tanah tersebut oleh pemiknya diberi harga 1,5 Miliar. Harga sebesar itu oleh pihak SMK tidak bisa dibayar kontan, melalui lobi akhirnya sang pemilik yang biasa disapa Pak Mat bersepakat untuk dilakukan pembayaran 3 kali.
Pada selasa (25/2/2020), pembayaran tahap kedua dilakukan. Seperti pembayaran tahap pertama, tahap kedua pun disaksikan langsung oleh ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tuban, Nurul Yakin, SH. di kediamannya
Ketua Muhammadiyah yang juga berprofesi sebagai Notaris tersebut meminta agar segala persyaratan segera dipenuhi.
"Ini belum lunas jadi sertifikatnya belum bisa diproses. Untuk pembayaran terakhir sekaligus pelunasan, semua keluarga yang terkait dengan hal ini dihadirkan."tegasnya
Dia juga mengingatkan kedua belah pihak terkait dengan pajak jual beli. Dimana, pajak pembeli ditanggung pembeli dan pajak penjual ditanggung oleh penjual.
pejabat tinggi smk pelayaran muhammadiyah tuban

"Seperti biasa, dalam jual beli, 2,5%. Itu dipenuhi saat transaksi dinyatakan selesai" imbuhnya.
Sementaran itu, Kepala SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Suyanto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pembelian tanah ini.
"Alhamdulillah kita telah menyelasikan pembayaran tahap kedua. Tinggal tahap terakhir sebesar 500 juta. Terima kasih kepada semua pihak yang telah menginfakkan sebagian hartanya untuk pembelian tanah ini."ucapnya
Mengingat satu tahap lagi dan masih membutuhkan dana, dia menghimbau kepada para dermawan untuk menyisihka sebagian hartanya dalam program waqaf tanah untuk pendidikan.
Bagi yang ingin ambil bagian dalam program ini, bisa menyerahkannya langsung ke sekolah atau bisa ditransfer lewat bank dengan nomor rekening  0109-01-021772-53-3. Atas nama SMK Muhammadiyah Tuban

Iwan

SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Melakukan Pembayaran Tanah Tahap Kedua

taruna smk pelayaran muhammadiyah tuban

Tim Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera) SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban berhasil meraih juara 2 favorit  dalam Lomba Ketrampilan Baris Berbaris (LKBB) se pulau Jawa 2020 yang digelar SMA Negeri 1 Tuban, Ahad (23/2/2020)
Lomba yang merupakan event tahunan ini diikuti siswa SMA/SMK/MA seluruh Pulau Jawa. Ada 34 pasukan yang mewakili tim Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Komandan Pleton Paskibra SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Bima Danuarta mengatakan, SMK Pelayaran Muhammadiyah menjadi salah satu perwakilan Kabupaten Tuban dan berhasil meraih Juara Favorit.

"Bukan hanya mewakili Tuban, bahkan kami menjadi satu-satunya sekolah Muhammadiyah yang ikut ajang ini."tegasnya
Untuk mempersiapkan lomba ini, kata dia, tim yang dipimpinnya  berlatih hanya dua hari, mulai dari pulang sekolah hingga jam 18.00. Karena perlombaan ini dituntut untuk melatih fisik, mental, kekompakan dengan menyatukan Cemistry pasukan.
"Kami punya waktu terbatas, hal ini dikarenakan berbenturan dengan ujian BST (Basic Safety Training) yang penting juga buat kami, alhamdulillah kami bisa meraih juara favorit 2."imbuhnya
Terpisah, Kepala SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Suyanto, S.Pi merasa bangga atas prestasi yang diraih siswanya. Karena pretasi itu berguna bagi siswa itu sendiri, juga bisa membawa nama baik sekolah maupun Muhammadiyah.
“Prestasinya harus ditingkatkan lagi. Karena Paskibra itu sendiri juga menjadi andalan di sekolah kami. Makannya, saya juga berharap dengan prestasi yang luar biasa ini juga bisa memotivasi ekstrakurikuler lainnya untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” harap Suyanto

Iwan

SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Meraih Juara Favorit 2 Dalam Lomba LKBB Se-Pulau Jawa

Beberapa Hal yang Harus Dilakukan Dalam Dunia Pelayaran Agar Tidak Mudah Tertular Virus Corona

smk pelayaran tuban

Akhir-akhir ini dunia internasional tak henti-hentinya membicarakan tentang virus corona, virus yang diduga berasal dari bangkai kelelawar itu telah menjadi trending topik di berbagai media masa, yang juga telah banyak menelan korban jiwa, setidaknya di tempat virus pertama ditemukan, di Wuhan Ibu Kota propinsi Hubai, salah satu propinsi yang mempunyai penduduk terpadat di Tiongkok dan menjadi salah satu kota pusat ekonomi negara Tiongkok. Di tempat ini Virus Corona telah menelan korban sekitar 1.770 jiwa dilaporkan meninggal dunia akibat terserang virus corona.

Telak berita keganasan virus corona juga terdengar sampai ke Indonesia. khususnya di Bidang Maritim, Pemerintah telah melakukan berbagai usaha untuk meminimalisir meluasnya penularan virus corona. Dengan Mendukung dan bekerjasama dengan WHO untuk memutus penularan virus novel Corona (2019-nCoV) antar manusia, pemerintah RI menutup sementara jalur penerbangan dari dan ke mainland China. Namun tidak menutup lalu lintas barang melalui laut.

Sejak dulu, saat transportasi manusia masih menggunakan kapal laut, pelayaran menjadi media penyebaran wabah antar negara dan antar benua. Dunia pelayaran tidaklah asing dengan wabah penyakit dan karantina. Bahkan istilah karantina, adopsi dari bahasa Italia “quarantino”, berangkat dari peristiwa wabah black death yang melanda Eropa di abad ke-14. Saat itu, untuk mencegah penularan, otoritas pelabuhan memerintahkan kapal agar berlabuh jauh dari dermaga, menunggu selama “40 hari” sebelum seluruh awak dan penumpang diperbolehkan mendarat.

Sejak digantikan pesawat udara sebagai moda utama transportasi manusia (jarak jauh), resiko kapal laut sebagai media penularan relatif kecil. Resiko memang masih ada karena kapal laut masih belum tergantikan sebagai moda transportasi barang. Hampir 90 persen perpindahan barang di dunia menggunakan kapal laut.

Pun, dengan resiko yang sudah relatif kecil di atas, pelayaran beroperasi dengan prosedur keselamatan yang semakin baik. Dari berbagai sumber, Jurnal Maritim merangkum beberapa hal (yang dilakukan di pelayaran) untuk menepis kekhawatiran publik Indonesia terhadap penularan virus Corona melalui pelayaran.

Transit di beberapa pelabuhan

Pola distribusi barang di dunia sudah sangat mapan dan efisien. Terutama di angkutan peti kemas, ada model multi port, hub and spoke, transhipment. Kapal melayani beberapa pelabuhan. Di setiap pelabuhan singgah diterapkan prosedur pemeriksaan yang terkait virus novel Corona. Kapal dari China dengan tujuan akhir Jakarta singgah di 4 pelabuhan maka ia sudah menjalani 4 kali pemeriksaan.

Waktu Tempuh 8-15 Hari

Ini juga khusus untuk Indonesia. Jikapun kapal tersebut berlayar secara direct call, alias tidak singgah di pelabuhan lain, maka jarak tempuh dari pelabuhan di China ke pelabuhan di Indonesia berkisar 8 – 15 hari. Sementara waktu inkubasi virus Novel Corona menurut WHO adalah maksimal 14 hari. Virus akan mati dalam hitungan jam jika menempel pada benda mati. Ini membuat awak kapal dari China yang tiba di Indonesia secara cepat dan lebih mudah diketahui apakah terinfeksi atau tidak.

Manajemen Awak

Infomasi dari wilayah pusat epidemik di China, pergantian crew (crew changes) sangat memperhatikan tingkat kesehatan awak kapal. Tingkat kesehatan awak kapal dimonitor dan terkendali dengan baik. Termasuk kebanyakan perusahaan pelayaran kini sudah menerapkan periodical screening bagi awak kapalnya, baik yang masih di atas kapal ataupun penggantiannya.

Kapal lintas samudera international flag non-MLC (maritime labour convention) jumlah awak kapalnya berkisar 18-25 orang. Jika menerapkan MLC, jumlahnya menjadi setengahnya, berkisar 9-12/15 orang. Semakin sedikit jumlah awak, semakin mudah pengendalian dan pengawasannya.

Pelayaran Terbiasa Manajemen Krisis

Setiap kapal beroperasi mengikuti manajemen keselamatan. Awak kapalnya memiliki sertifikat, penanda mereka memiliki kualifikasi pengetahuan, keahlian, dan pengalaman tertentu. Bekerja dengan manajemen keselamatan artinya terbiasa menghadapi keadaan darurat. Tidak sulit bagi awak kapal untuk melaksanakan rekomendasi WHO, IMO, dan IMH. Termasuk mengikuti petunjuk dari otoritas pelabuhan.

Alat Bongkar Muat

Penggunaan alat bongkar muat, seperti container crane untuk bongkar muat peti kemas atau pun Grab Ship Unloader plus Hopper untuk muatan curah kering (dry bulk), telah meminimasi kontak langsung awak kapal dan petugas operator di darat. Ditambah penggunaan dokumen dan tanda tangan elektronik membuat interaksi langsung hampir tidak diperlukan lagi.

Hingga saat ini (8/2) memang belum ada laporan terjangkitnya virus novel corona pada awak kapal domestik dan internasional di Indonesia, termasuk personil yang terlibat langsung dengan kegiatan di pelabuhan nasional.

Namun demikian, pelabuhan nasional sudah diinstruksikan oleh Kemenhub untuk tetap menjalankan prosedur mitigasi seperti yang direkomendasikan IMO, WHO dan IMHO.

Sebab Dunia Pelayaran Tidak Rentan Terhadap Virus Corona

SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Menuju Sekolah Adiwiyata


Usai menerima penghargaan Excellent School pada 2019 yang lalu, kini SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Persiapkan Untuk Adiwiyata TK.Propinsi Jawa Timur

Keberhasilan meraih predikat Excellent School tidak terlepas dari peran Kepala Sekola dan juga seluruh guru dan karyawan yang dalam lembaga pendidikan Muhammadiyah tersebutHal ini disampaikan kepala SMK Suyanto S.Pi saat memantau persiapan menyambut Adiwiyata Porpinsi, Senin Jum'at (7/2/2020).

"Sekolah kita sudah mendapat predikat Excellent School, terimakasih kepada seluruh dewan guru dan karyawan yang sudah bekerja keras, namun jangan berhenti samapai di sini, kita harus terus bekerja keras untuk meraih prestasi baik propinsi maupun Nasional."ucapnya
Untuk menghadapi Adiwiyata butuh kerja keras, oleh karena itu, Suyanto mengharapkan partisipasi semua pihak.
"Saya mengharapkan partisipasi semua pihak, baik para guru, karyawan dan siswa. Mari kita peduli akan lingkungan agar sekolah kita ini menjadi SMK yang  ramah lingkungan."harapnya
Kedepannya, Suyanto juga berharap SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban, sebagai sekolah adiwiyata yang memiliki kegiatan produktif kewirausahaan.
"Kita sudah punya kegiatan berupa bengkel kerja siswa, yang salah satunya membuat pagar sekaligus ada pot bunga, juga membuat tempat sampah, yang ini bisa dikembangkan menjadi wadah pengelolaan daur ulang sampah baik organik maupun anorganik."tutupnya

SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Menuju Sekolah Adiwiyata

prospek dan peluang kerja taruna smk pelayaran muhammadiyah tuban


SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban - Indonesia merupakan negara besar yang terdiri dari pulau-pulau dan menyimpan kekayaan alam besar. Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki sumber daya laut yang sangat besar. Sayang sekali ketersediaan tenaga kerja di bidang perikanan dan kelautan masih minim. Oleh sebab itu, SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban mengajak kamu mempertimbangkan prospek kerja perikanan berikut ini.



1. ABK

Ingin berkarir cemerlang, Kamu bisa menjadi ABK dan observer baik dalam negeri dan luar negeri. Jika bekerja di luar negeri, Kamu bisa mendapatkan gaji bulanan mencapai angka belasan juta rupiah.

2. Peneliti

Kamu juga bisa mengembangkan minat dan bakat di bidang perikanan dan kelautan dengan menjadi seorang peneliti atau ilmuwan. Soal gaji, Kamu bisa mendapatkan penghasilan fantastis.

3. Perusahaan Perikanan

Prospek kerja perikanan sangat terbuka lebar untuk Kamu yang ingin bergabung di sektor swasta. Kamu bisa menjadi pekerja di pabrik ikan dan makanan, pabrik pakan ikan atau pembibitan dan lain-lain.

4. Quality Control

Kamu juga bisa menjadi seorang Quality Control yang bekerja untuk perusahaan swasta atau negara. Gaji pekerja Quality Control memang besar sebab kualitas produk ditentukan oleh para ahli di bidang ini.

5. Tenaga Pendidik

Jika ingin mengabdi pada negara dengan semua ilmu yang Kamu miliki, bisa kok. Toh, jurusan perikanan dan kelautan menyediakan banyak prospek kerja sebagai tenaga pendidik atau pengejar. Gaji seorang dosen bisa mencapai 5 juta ke atas setiap bulan termasuk berbagai tunjangan menarik.

6. Peternak Ikan

Ingin sukses dengan memanfaatkan ilmu yang Kamu dapat di bangku kuliah, tak ada salahnya menjadi seorang peternak ikan. Jurusan Budidaya Perikanan atau Perairan akan memberikan wawasan pada Kamu mengenai teknik budidaya ikan air tawar dan air asin.


7. Budidaya Hasil Laut
Jurusan Budidaya Perikanan dan Perairan juga memiliki prospek pekerjaan cemerlang sebab Kamu bisa menentukan sendiri berapa penghasilan yang diinginkan. Kamu bisa memulai langkah menjadi seorang pembudidaya hasil laut yang sukses seperti udang, rumput laut dan lain-lain.
8. BPOM
Lulusan perikanan dan kelautan juga bisa bergabung menjadi pegawai BPOM atau Badan Pengawas Obat dan Makanan. Menjadi pegawai negeri yang bekerja di BPOM bisa memberikan gaji menggiurkan dengan kisaran jutaan per bulan.
9. Konsultan
Ilmu yang Kamu dapatkan dari jurusan perikanan bisa membawa karirmu sebagai seorang konsultan. Kamu bisa menjadi konsultan kelautan, konsultan teknik kelautan, konsultan lingkungan pesisir dan lain-lain. Tentu penghasilan menjadi konsultan sangat besar mulai jutaan hingga belasan juta rupiah.
10. PNS
Mau bergabung menjadi PNS, para lulusan perikanan bisa menjadi staf Kementerian Perikanan dan Kelautan Indonesia. Gaji yang ditawarkan bervariasi tergantung jenis pekerjaan. Kamu bisa menjadi staf administrasi, pengawas perikanan, manajemen dan lain-lain. Gaji yang ditawarkan minimal 1,8 juta hingga 7 juta per bulan belum termasuk tunjangan lho!
Nah, apakah Kamu tertarik masuk SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban, yang saat ini telah membuka Pendaftaran Calon Taruna-Taruni Baru, dalam Bidang Perikanan dan Kelautan yang memiliki pilihan jurusan menarik? Kamu Bisa Memilih Jurusan
  • Teknika Kapal Penangkap Ikan ( TKPI )
  • Nautika Kapal Penangkap Ikan ( NKPI )
  • Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan ( APHPi )
Prospek kerja perikanan masih terbuka lebar mengingat 2/3 wilayah negeri Indonesia terdiri dari lautan. Yuk, tentukan masa depan Kamu dari sekarang, Bergabunglah Bersama SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban, Untuk Meraih Masa Depan Yang Gemilang

Peluang Dan Prospek Kerja Taruna-Taruni SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban

Sekilas Tentang Ilmu Nautika Kapal Penangkap Ikan, Suatu Nilai Tambah untuk Taruna SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban


Lab Nautika SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban

SPM Tuban - Salah satu Kompetensi Keahlian yang Ada di SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban adalah Jurusan NKPI, singkatan dari Nautika Kapal Penangkap Ikan. Ilmu Nautika adalah Ilmu/Studi yang berkaitan dengan seni dan sains tentang pengoperasian kapal (bagian dek kapal). Atau suatu bidang ilmu dimana kita akan mempelajari bagaimana belayar dan mengemudi (membawa) kapal.
APAKAH YANG AKAN DI PELAJARI DALAM NAUTIKA / NKPI?Responsible Fisheries /CCRF)
         Seorang pelajar/taruna nautika harus mengetahui materi yang berpengaruh terhadap nautika itu sendiri. Ilmu nautika tidak hanya mengajarkan kita tentang berlayar saja, tetapi juga faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penangkapan ikan, keadaan laut/perairan, alam serta materi yang ada di dalam kapal kita.
            Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) merupakan salah satu jurusan yang ada di SMK. NKPI serumpun dengan Tehnika Kapal Penangkap Ikan atau biasa di singkat TKPI. Berbeda dengan NKPI, TKPI lebih mengarah ke permesinan kapal. Bisa di ibaratkan dengan NKPI lebih ke penangkapannya, sedangkan TKPI lebih mengarah ke Mesin kapal serta mesin bantu perkapalan.
Target dari jurusan NKPI ini adalah menjadi seorang Kapten/Captain atau biasa di sebut Nakhoda. Nahkoda adalah penanggung jawab tertinggi di atas kapal dan bertugas membawa kapal beserta seluruh penumpang dan muatannya dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain dengan selamat.
Jabatan di atas kapal ikan (penangkap ikan) yang tertinggi selain Nakhoda adalah Mualim. Mulai dari yang tertinggi adalah Mualim I, Mualim II, Mualim III. Tapi jabatan tersebut biasanya tergantung dari besarnya ukuran dan pengerjaan di atas kapal. Terkadang ada juga yang hanya memakai jabatan Mualim I atau sampai Mualim II saja.
Jabatan tersebut pada dasarnya berbeda dan masing-masing mempunyai ketergantungan. Sebagai contoh, jika Nakhoda di atas kapal tidak lagi di karenakan sakit/cuti, maka pengganti dari nakhoda tersebut adalah Mualim I.

Dalam dunia pendidikan, khususnya SMK Pelayaran jurusan NKPI harus mengikuti kurikulum yang telah di kembangkan oleh pemerintah. Berikut akan saya jelaskan sedikit tentang penjabaran dari materi/pelajaran apa saja yang dipelajari di sekolah jurusan NKPI. Disini saya mengikuti Struktur Kurikulum K13 yang terbaru.
1.    Yang termasuk dalam C2 (Dasar Program Keahlian) pada jurusan NKPI adalah:
a)      Permesinan Kapal Penangkap Ikan
b)      Bangunan dan Stabilitas Kapal Penangkap Ikan
c)      Hukum Maritim dan Peraturan Perikanan
d)      Teknik Penangkapan ikan, Penanganan, dan Penyimpanan Hasil Tangkapan
e)      Tata laksana perikanan yang bertanggung jawab (Code of Conduct for
f)       Bahasa Inggris Maritim dan Perikanan
g)      Prosedur Darurat
h)      Biologi Perikanan
2.      Yang termasuk C3 (Kompetensi Keahlian)
a)      Perencanaan Pelayaran
b)      Ilmu Pelayaran Datar
c)      Navigasi Radar dan Elektronik
d)      Dinas Jaga / P2TL
e)      Kompas Magnet & Kompas Gasing
f)       Olah Gerak dan Pengendalian Kapal Penangkap Ikan
g)      Komunikasi
h)      Meteorologi dan Oseanografi
i)        Manajemen Kapal Perikanan
j)        Bahan dan alat tangkap
k)      Produk Kreatif dan Kewirausaan

Ya, begitulah kira-kira sekilas tentang Nautika, Nautika Kapal Penangkap Ikan. Mudah-mudahan para pembaca sekalian dapat mengerti sedikit tentang dunia seorang Nautika dan pelaut

Sekilas Tentang Ilmu Nautika Kapal Penangkap Ikan

Navigasi Laut SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban

SPM Tuban - Dalam sebuah kapal untuk mengarungi laut tentu harus disiapkan segala sesuatu perlengkapanya dan harus benar-benar berfungsi dengan baik. Nah salah satu komponen yang penting dalam kapal adalah sistem navigasinya. karena sistem navigasi ini mebantu Nahkoda dan para ABK untuk mengetahui situasi dan kondisi disekitaran kapal dimulai dari cuaca, gelombang laut dan benda yang menghalanginya. untuk jenis peralatan laut ini ada standarisasinya menurut SOLAS 1974, dan juga standarisasi menurut masing masing fungsi atau kegunaan kapal tersebut.
Sistem peralatan navigasi ini banyak jenisnya, tentunya berguna untuk navigasi kapal agar aman sampai tujuan. peralatan navigasi ini dicek secara reguler untuk memastikan tetap berfungsi dengan baik. silahkan simak contoh jenis peralatan navigasi laut berikut ini:
  • Navigation Light
  • Magnetik kompas 
  • Perlengkapan Radio / GMDSS
  • Echo sounder
  • GPS, faks, dan Navtex
  • Radar kapal dan Inmarsat
  • Automatic Tracking Aid
  • Engine Telegraph, telepon internal dan sistim pengeras suara
  • Bendera Kapal
  • Gyro Kompas
  • ECDIS (Electronic Chart Display Information System)
  • LRTI (Long Range Tracking and Identification)
  • Ship Whistle/Peluit/klakson kapal
  • VDR (Voyage Data Recorder)
  • Automatic Tracking Aid
  • Manoeuvring Booklet
  • Black Ball Shape
  • Speed & Distance Log Device
  • AIS (Automatic Identification system)

Peralatan-peralatan tersebut setidaknya harus ada dikapal sebagai alat navigasi untuk membantu menentukan arah tujuan kapal ke tempat tujuannya. Navigasi ini peralatanya terus berkembang dan semakin canggih jadi kapal-kapal ini harus menyesuaikan  dengan sistem navigasi yang ada agar lebih terjamin keamannya. Untuk memahami lebih lanjut, satu persatu mengenai Peralatan Navigasi Tersebut, Ikuti Terus Website SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban. Semoga Bermanfaat.

Jenis peralatan Navigasi Laut, Pengetahuan Tambahan smk pelayaran muhammadiyah tuban